Karies gigi merupakan penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berhubungan yaitu saliva, mikroorganisme, substrat dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu erupsi gigi sulung dengan karies gigi. Untuk ini telah diambil secara cross sectional sejumlah 410 anak balita umur 6 - 48 bulan, peserta Posyandu di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 60 % subyek tidak mempunyai karies gigi terutama pada anak dibawah 2 tahun (50 % ) Rata-rata karies (def -t) usia 2 - 3 tahun adalah 3.89 gigi per anak ( SD 3.95 ) dan anak usia 3 - 4 tahun 5.15 gigi per anak (SD 4.03). Pada umumnya gigi tumbuh dalam batas yang normal (40 - 80 %) yaitu berkisar antara Mean ± 1 SD. Gigi yang lambat erupsi Mean + > 1 SD pada rahang bawah sejumlah 0.2 --1,2 % sedangkan pada rahang atas sejumlah 0.2 - 3.2 %. Untuk gigi yang lebih cepat erupsi - > 1 SD . maka pada rahang bawah terdapat 0,2 - 1 % dan rahang atas 0,2 - 1.2 %. Dalam penelitian ini, pada rahang atas maupun rahang bawah. waktu erupsi yang cepat, lambat dan normal berdasarkan uji statistik Anova ternyata tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan karies gigi ( p > 0,005 ). Hal ini serupa terjadi dengan jenis kelamin dan konsumsi makanan karsinogenik (p > 0,005). Sedangkan uji statistik linier menunjukkan hubungan yang bermakna antara karies dengan umur (p = 0.000. r =0.329 ) dan antara karies gigi dengan plak ( p = 0.002 ).
Deskripsi Alternatif :Karies gigi merupakan penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berhubungan yaitu saliva, mikroorganisme, substrat dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu erupsi gigi sulung dengan karies gigi. Untuk ini telah diambil secara cross sectional sejumlah 410 anak balita umur 6 - 48 bulan, peserta Posyandu di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 60 % subyek tidak mempunyai karies gigi terutama pada anak dibawah 2 tahun (50 % ) Rata-rata karies (def -t) usia 2 - 3 tahun adalah 3.89 gigi per anak ( SD 3.95 ) dan anak usia 3 - 4 tahun 5.15 gigi per anak (SD 4.03). Pada umumnya gigi tumbuh dalam batas yang normal (40 - 80 %) yaitu berkisar antara Mean ± 1 SD. Gigi yang lambat erupsi Mean + > 1 SD pada rahang bawah sejumlah 0.2 --1,2 % sedangkan pada rahang atas sejumlah 0.2 - 3.2 %. Untuk gigi yang lebih cepat erupsi - > 1 SD . maka pada rahang bawah terdapat 0,2 - 1 % dan rahang atas 0,2 - 1.2 %. Dalam penelitian ini, pada rahang atas maupun rahang bawah. waktu erupsi yang cepat, lambat dan normal berdasarkan uji statistik Anova ternyata tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan karies gigi ( p > 0,005 ). Hal ini serupa terjadi dengan jenis kelamin dan konsumsi makanan karsinogenik (p > 0,005). Sedangkan uji statistik linier menunjukkan hubungan yang bermakna antara karies dengan umur (p = 0.000. r =0.329 ) dan antara karies gigi dengan plak ( p = 0.002 ).





